Viral Rekening Nasabah BCA kemudian Bank Jago Diblokir, PPATK Buka Suara

Viral Rekening Nasabah BCA kemudian Bank Jago Diblokir, PPATK Buka Suara

Jakarta – Viral di dalam media sosial, para klien dari beraneka bank mengeluhkan rekeningnya mendadak diblokir oleh Pusat Pelaporan kemudian Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Bahkan, kejadian ini juga menimpa sebagian figur publik.

Dilihat CNBC Indonesia, founder Kaskus Andrew Darwis menceritakan dalam X pribadinya bagaimana akun Bank Jago (ARTO) miliknya secara tiba-tiba diblokir melawan perintah PPATK. Kejadian itu terjadi pada hari Mingguan (18/5/2025), pada ketika kantor PPATK libur.

“Rekening Bank Jago dalam blokir sebanding Bank Jago berhadapan dengan perintah PPATK. Di blok hari minggu, kantor PPATK hari libur gak buka. Kirim email, inbox PPATK nya full… Hari minggu manusia juga masih operasi kali… @jadijago @PPATK,” ujar Andrew lewat akun X pribadinya @adarwis, dikutipkan Awal Minggu (19/5/2025).

Sehari sebelumnya, ilustrator Asmara Wreksono juga mengalami hal yang mana sebanding pada rekeningnya pada Bank Central Asia (BBCA) alias BCA. Dalam unggahannya di dalam X pribadinya, ia mengungkapkan perlu menyambangi kantor cabang yang mana baru beroperasional hari Senin, untuk mengetahui alasan pemblokiran tersebut.

Asmara kemudian memberikan kabar terbaru bahwa pihak BCA mengemukakan akan membantu mengajukan inisiasi blokir terhadap PPATK.

Terkait polemik ini, PPATK lantas mengungkap suara. Menurut mereka, aksi penutupan akun account secara massal itu dilatarbelakangi oleh adanya puluhan ribu tabungan sepanjang tahun lalu, yang digunakan teridentifikasi sebagai hasil dari praktik jual beli akun yang tersebut digunakan untuk deposit perjudian online.

Selain itu, PPATK menyatakan account milik pendatang lain juga ditemukan secara masif digunakan untuk menampung dana hasil aktivitas pidana penipuan, perdagangan narkotika, lalu beraneka kejahatan lainnya.

“Pada tahun 2024 terdapat tambahan dari 28.000 tabungan yang berasal dari jual beli account yang tersebut digunakan untuk deposit perjudian online,” ucap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana pada informasi resminya, dikutipkan Hari Senin (18/5/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemanfaatan akun dormant yang tersebut dikendalikan oleh pihak lain bermetamorfosis menjadi salah satu modus yang rawan disalahgunakan pada aktivitas ilegal. Dormant sendiri merupakan Istilah perbankan yang digunakan digunakan untuk menggambarkan tabungan bank yang telah lama tak ada transaksi, seperti penarikan, penyetoran, atau transaksi di periode tertentu.

Oleh dikarenakan itu, PPATK menyatakan bahwa sesuai dengan kewenangannya berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 2010, sudah melakukan penghentian sementara berhadapan dengan proses pengguna dengan account yang digunakan dinyatakan dormant berdasarkan data perbankan.

“Langkah ini merupakan implementasi dari Inisiatif Nasional Pencegahan lalu Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang lalu Pendanaan Terorisme yang dimaksud dikerjakan oleh PPATK juga stakeholder lainnya serta juga sebagai bagian dari upaya PPATK pada melindungi kepentingan umum juga menyimpan integritas sistem keuangan Indonesia. Penghentian sementara kegiatan akun dormant bertujuan memberikan proteksi terhadap pemilik akun juga menjaga dari penyalahgunaan oleh pihak yang digunakan tidaklah bertanggung jawab,” ujar Ivan.

Meski demikian, PPATK menjelaskan pelanggan yang mana terdampak penghentian sementara ini terus miliki hak penuh berhadapan dengan dana yang digunakan dimiliki dan juga dapat mengajukan permohonan reaktivasi melalui cabang setiap-tiap bank dengan memenuhi prosedur yang ditetapkan. Alternatif lainnya, pengguna juga dapat menghubungi PPATK untuk mendapatkan informasi tambahan lanjut terkait status rekeningnya.

Berikut beberapa langkah yang dimaksud sanggup ditempuh nasabah. Pertama, tutup tabungan yang mana sudah ada lama tak terpakai/aktif. Kedua, jangan pernah memberi data pribadi terhadap pemukim asing. Dan ketiga, secara langsung lapor ke pihak bank atau aparat penegak hukum apabila memperoleh transaksi uang dari account bukan dikenal.

Selain menegaskan keamanan lalu transparansi sistem keuangan, penghentian sementara ini juga bertujuan untuk:

1. Memberikan pemberitahuan terhadap pelanggan terkait status dormant tabungan mereka.

2. Menginformasikan untuk ahli waris atau pimpinan perusahaan (bagi klien korporasi) apabila tabungan yang dimaksud tidaklah diketahui keberadaannya.

Next Article Ketentuan Terbaru Saldo Minimum BCA, BRI, BNI, lalu Bank Mandiri

Artikel ini disadur dari Viral Rekening Nasabah BCA dan Bank Jago Diblokir, PPATK Buka Suara