Daftar Isi
- 1. Intoleransi Makanan
- Intoleransi Laktosa
- Intolerasi Gluten
- Makanan Lain yang digunakan Sering Menyebabkan Kesulitan
- 2. Sembelit (Konstipasi)
- 3. Kebiasaan Makan yang mana Tidak Baik
- 4. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
- 5. Small Intestinal Bacterial Overgrowth (SIBO)
- 6. Gangguan Pergerakan Usus (Motility Disorders)
- 7. Menstruasi
- 8. Visceral Hypersensitivity
Jakarta – Perut kembung juga kerap kentut adalah keluhan yang digunakan umum muncul lalu kerap dianggap sepele. Namun, jikalau dibiarkan terus-menerus, keadaan ini bisa jadi mengganggu kenyamanan sehari-hari, bahkan menandakan adanya hambatan pada sistem pencernaan. Gas pada perut sebenarnya merupakan bagian normal dari tahapan pencernaan, tapi jikalau jumlahnya berlebihan, dapat menyebabkan rasa penuh, bukan nyaman, hingga nyeri.
Ada banyak komponen yang digunakan bisa jadi memicu timbulnya gas berlebih, mulai dari jenis makanan yang dimaksud dikonsumsi, kebiasaan makan yang digunakan kurang baik, hingga gangguan jiwa kesejahteraan tertentu seperti intoleransi makanan atau masalah usus.
Melansir dari Healthline, Berikut beberapa penggerak umum perut kembung dan juga rutin kentut:
1. Intoleransi Makanan
Intoleransi makanan berlangsung pada saat tubuh kesulitan mencerna makanan atau minuman tertentu. Bila Anda banyak mengalami kembung setelahnya mengonsumsi makanan tertentu-seperti susu, kopi, atau roti-mungkin tubuh Anda tidaklah dapat mentoleransinya dengan baik.
Intoleransi Laktosa
Jika Anda merasa kembung setelahnya makan item susu seperti keju atau es krim, bisa saja jadi Anda mengalami intoleransi laktosa. Hal ini muncul lantaran tubuh kekurangan enzim laktase, yang tersebut berfungsi mencerna laktosa (gula di susu).
Solusinya? Anda sanggup mengonsumsi obat bebas (OTC) seperti Lactaid, yang tersebut mengandung enzim laktase, sebelum mengonsumsi barang susu.
Intolerasi Gluten
Bila Anda merasa kembung, mual, atau tidak ada enak badan setelahnya makan makanan berkarbohidrat seperti roti atau biskuit, kemungkinan besar Anda mengalami intoleransi gluten. Ini adalah berbeda dari penyakit Celiac, namun mampu menyebabkan gejala mirip seperti nyeri perut, diare, hingga ruam dan juga gangguan mental konsentrasi.
Makanan Lain yang mana Sering Menyebabkan Masalah
Beberapa makanan kemudian zat tambahan yang mana dapat menyebabkan kembung juga gas antara lain:
-
Pewarna dan juga pengawet makanan
-
Kafein (kopi, teh)
-
Fruktosa (gula buah)
-
Sulfit (dalam anggur serta bir)
-
MSG (pada makanan olahan juga daging asap)
-
Makanan membesar FODMAP seperti kacang-kacangan, sayuran tertentu, lalu pemanis buatan
2. Sembelit (Konstipasi)
Saat tinja tertahan terlalu lama pada usus besar, bakteri akan memecahnya kemudian menciptakan gas. Inilah sebabnya sembelit rutin disertai perut kembung.
Gejala lain sembelit antara lain:
-
Tinja keras lalu berbentuk gumpalan
-
Buang air besar kurang dari 3 kali seminggu
-
Mengejan lalu nyeri pada waktu buang air besar
-
Terdapat darah pada tinja
3. Kebiasaan Makan yang dimaksud Buruk
Menelan udara pada waktu makan bisa saja menyebabkan gas berlebih. Hal ini sanggup terbentuk apabila Anda:
-
Mengunyah permen karet
-
Makan terlalu cepat
-
Makan di porsi besar
Makanan yang digunakan tidak ada dikunyah dengan baik sanggup memperberat kerja usus juga meningkatkan produksi gas.
4. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
IBS adalah masalah pencernaan yang mana rutin menimbulkan:
-
Perut kembung
-
Gas berlebih
-
Sembelit atau diare
-
Kram kemudian nyeri perut
Penyebab pasti IBS belum diketahui, namun diyakini berkaitan dengan masalah komunikasi antara otak dan juga usus.
5. Small Intestinal Bacterial Overgrowth (SIBO)
SIBO berlangsung pada saat total bakteri pada usus halus meningkat secara abnormal. Hal ini bisa saja menyebabkan:
-
Perut kembung
-
Perut terasa penuh
-
Gas berlebih
Kondisi ini dapat dipicu oleh hambatan aksi otot pencernaan, penyakit radang usus (IBD), atau kelainan rangka sistem pencernaan.
6. Gangguan Pergerakan Usus (Motility Disorders)
Jika otot dan juga saraf usus bukan bekerja dengan baik, makanan dapat tertahan tambahan lama pada di usus, sehingga memperbanyak produksi gas. Gejalanya termasuk:
-
Sulit menelan
-
Gangguan pencernaan
-
Sulit buang air besar
7. Menstruasi
Beberapa wanita mengalami kembung menjauhi atau selama menstruasi. Ciri lainnya bisa saja meliputi:
-
Kram perut
-
Jerawat
-
Perubahan suasana hati
-
Kelelahan
8. Visceral Hypersensitivity
Ini adalah kondisi dalam mana organ pada tubuh, teristimewa saluran cerna, menjadi sangat sensitif terhadap rangsangan. Umumnya ditemukan pada penderita IBS. Gejalanya bisa jadi meliputi:
-
Mual
-
Gangguan pencernaan
-
Kembung
-
Nyeri atau tak santai di dalam perut
-
Kecemasan atau stres
Next Article 6 Minuman Terbaik untuk Atasi Kembung dengan Cepat
Artikel ini disadur dari 8 Penyebab Perut Kembung dan Sering Kentut











